Thursday, 17 March 2011

ANALISA TEKNIKAL

ANALISA TEKNIKAL
A. images7Pengertian Analisa Teknikal
Analisa teknikal adalah salah satu analisa untuk mengevaluasi pergerakan suatu harga. Pergerakan harga yang terjadi pada periode yang lalu menjadi dasar analisa pergerakan harga di periode yang akan datang. Ada tiga prinsip dasar di dalam mempelajari analisa teknikal.

Pergerakan harga yang telah terjadi merupakan gambaran kejadian secara keseluruhan. Kejadian yang telah terjadi yang mampu menggerakan pasar tersebut dikarenakan adanya factor ekonomi, fundamental politik termasuk kejadian-kejadian yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.
Analisa teknikal juga menggambarkan factor psikologis para pelaku pasar, sehingga kecenderungan harga yang terbentuk dari factor tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa yang akan datang. Untuk menggambarkan pergerakan trend harga, pola harga, kita menggunakan chart sebagai alatnya.
Beberapa jenis chart yang sering dipergunakan untuk analisa adalah:
TIPE-TIPE CHART :
A. Line Chart
Line chart merupakan jenis chart yang paling sederhana.?
linechart

B. Bar Charts
Bar chart dapat digunakan untuk menggambarkan pergerakan harga dalam dua cara:
H L C (High, Low, Close)
O H L C (Open, High, Low, Close)
barchart

PENTING :
Open merupakan harga pembukaan pada saat pasar dibuka pertama kali. Harga pembukaan merupakan acuan untuk pergerakan harga berikutnya. Setelah penutupan harga pada periode sebelumnya. Harga pembukaan didasarkan atas besarnya penawaran dan permintaan di pasar yang terjadi pada saat ini. Harga pembukaan ini menjadi acuan kemana arah pergerakan harga saat ini.

C. Candle Chart

Candle stik mempunyai metode yang sama dengan Bar Chart, penggambaran pergerakan harga didasarkan atas HLC (High, Low, Close)
chandelchart1


Price moving in trend:
Harga akan selalu bergerak mengikuti arah trend. Di dalam analisa teknikal ada tiga TREND dasar yaitu:
a. Up Trend (Bullish)
Up trend merupakan trend naik, dimana harga tertinggi yang baru cenderung lebih tinggi dari harga terendah sebelumnya.

uptrend

b. Sideways (Konsolidasi)
Sideways merupakan harga yang mempunyai kecenderungan bergerak dalam satu range band/hanya bergelombang tanpa trend naik ataupun turun. Biasanya harga ini dikenal sebagai arah wait dan see. Artinya harga yang akan menunggu terjadi harga reversal/pembalikan ataupun kontinuitas harga.

sideways

c. Down Trend (Bearish)
Down trend merupakan kebalikan dari up trend, dimana harga cenderung membentuk harga terendah yang baru dari harga tertinggi pada periode sebelumnya

downtrend

CATATAN PENTING :
GUNAKAN CANDLE CHART untuk memudahkan anda membaca pergerakan harga, LIHATLAH dalam layar monitor, apakah yang sedang terjadi, bila pergerakan harga sedang TREND ( naik / turun ), maka anda dapat melakukan order ( BUY / SELL ), namun bila sedang terjadi SIDEWAYS ( bergelombang ) sebaiknya anda menunggu trend yang akan terjadi terlebih dahulu…
MEMBACA KECENDERUNGAN HARGA ( akan naik atau turun )
Didalam menganalisa pergerakan harga, ada beberapa hal yang harus dipahami yang merupakan dasar dari analisa teknikal.
Secara umum pola harga mengikuti dua bentuk dasar, yaitu:
a. Pola Consolidation ( Melanjutkan trend / berkelanjutan )
Bentuk pola Continuation biasanya terbentuk saat gerakan harga mengalami kejenuhan/koreksi harga dalam Trend., SEHINGGA arah pergerakan harga akan melanjutkan pergerakan harga semula.
b. Pola Reversal ( Pembalikan Arah )
Bentuk pola yang biasanya akan mengarah pada pembalikan harga dari harga yang terjadi sebelumnya, Jika pergerakan harga semula turun, akan berbalik arah menjadi naik, begitu juga sebaliknya.
PERHATIKAN :
Kapan akan terjadi CONSOLIDATION dan kapan terjadi RESERVAL.
A. POLA KONSOLIDASI / BERKELANJUTAN :
1. TREND LINES
Hampir semua jenis grafik bertujuan untuk mencari kecenderungan harga pasar dalam periode tertentu. Berdasarkan periode waktu, Trend dapat dibedakan menjadi tiga macam:
a) Jangka Panjang (MAJOR TREND)
Yang merupakan Trend Major ( jangka panjang ) pada suatu periode. Sehingga untuk melihatnya menggunakan: Monthly ( MN )
Biasa digunakan bagi mereka yang trading Bulanan/tahunan.
b) Jangka Menengah (MEDIUM TREND)
Yang merupakan Trend Medium ( jangka Menengah ) pada suatu periode. Sehingga untuk melihatnya menggunakan: Weekly ( W1 ),Daily ( D1 ),
Biasa digunakan bagi mereka yang trading Mingguan
c) Jangka Pendek (MINOR TREND)
Yang merupakan Trend Minor ( jangka pendek ) pada suatu periode. Sehingga untuk melihatnya menggunakan: 4 jam, 1 jam, 30 menit, 15 menit, 5 menit, 1 menit.
Biasa digunakan bagi mereka yang trading Harian.
Caranya :
Anda dapat mencobanya dengan KLIK : M1, M5, M15, M30, H1, H4, D1, W1 dan MN di toolbar layar Metatrader.
ANALISA:
Saat terjadi TREND ( naik / turun ) inilah saat yang tepat untuk melakukan order BUY / SELL

2. SUPPORT DAN RESSISTANCE LEVEL
Teknik yang paling sering terdengar dalam analisa teknikal adalah Support dan Ressistance level. Harga ini merupakan analogi dari kesepakatan harga antara pembeli dan penjual, atau dengan kata lain adanya permintaan dan penawaran. Support merupakan tingkat harga dimana terdapat permintaan yang cukup untuk menahan penurunan harga yang lebih rendah. Di level ini para pembeli lebih tinggi dari pada penjual. Sedangkan Ressistance merupakan tingkat harga dimana penawaran yang cukup untuk menahan pergerakan peningkatan harga yang lebih tinggi. Pada level ini penjual lebih tinggi dari pada pembeli, sehingga terjadinya peningkatan harga yang lebih tinggi dari harga sebelumnya tidak akan terjadi.
Caranya ; Buatlah garis-garis horizontal sperti diatas ( klik: Garis Hirizontal di Tool Bar ), arahkan pada layar, lihat pergerakan harga sebelumnya, dan letakkan (klik) pada titik support (titik dimana saatnya order BUY) dan pada titik ressistance (titik dimana saatnya order SELL)
Perhatikan Gambar Berikut :
ANALISA :
Anda order BUY pada titik SUPPORT.
Anda order SELL pada titik RESISSTANCE

3. RETRACEMENT
Retracement/ koreksi selalu terjadi dalam pergerakan harga. Di forex trading, harga hanya bergerak naik atan turun. Artinya bila harga telah over ( menembus titik ter-atas atau ter bawah ) maka pasti akan terjadi KOREKSI dan harga dapat berbalik arah. Retracement seringkali merupakan jarak antara harga tertinggi dengan harga terendah dalam posisi konsolidasi. Nilai konstanta Retracement adalah: 74,6 %, 61,8%, 50 %, 38,2%, 23,6%.
Caranya :
Gunakan Fibo ( Fibonanci ) di Tool Bar layar atas, klik : Fibo, arahkan dari titik tertinggi grafik, ke titik terendah grafik ( pergerakan harga).
ANALISA :
Bila Harga yang bergerak sekarang, masih berada di bawah 50 %, maka kecenderungan masih akan terjadi penurunan, sehingga anda order SELL. Bila harga yang bergerak masih berada diatas 50% kecenderungan harga masih akan naik, maka order BUY.
Garis 50% disebut PIVOT ( PV )

4. PATTERN
Pattern merupakan gambaran atau pola dari bentukan harga di masa lalu. Berdasarkan asumsi bahwa berbagai peristiwa mengikuti pola kejadian masa lalu.

1) Pola Segitiga (Triangle)

triangle

2) Pola Bendera

bendera

3) Berlian (Diamond)
diamond
Bentuk pola Consolidation lebih sering terjadi dibandingkan dengan pola Reversal. Berdasarkan harga tertinggi dan harga terendah dalam suatu pola Consolidations, maka dapat dihitung jarak kenaikan atau penurunan harga (PRICE OBJECTIVE)
ANALISA :
1. Perhatikan Trend sebelum pola Consolidation terbentuk, kecenderungan harga setelah pola Consolidations adalah cenderung melanjutkan Trend yang terjadi sebelumnya.
2. Buatlah garis Bantu (Support dan Resistance Lines), karena pola juga merupakan hasil bentukan garis bantu, maka cara analisa Support dan Resistance dapat digunakan dalam kasus ini.
3 Bila pola-pola diatas terjadi, maka lihatlah TREND HARGA yang terjadi sebelum pola tersebut terbentuk, bila sebelumnya terjadi TREN UP ( naik ) maka kecenderungan harga masih akan melanjutkan TREND seperti pada saat terbentuk pola seperti diatas.

5. GAP

GAP atau lompatan harga terjadi karena permintaan/Demand dengan penawaran/Supply mengalami ketidakseimbangan yang besar. GAP hanya bisa diamati pada BAR chart ataupun dengan CANDLESTICK chart.
Cara analisa GAP:
6. OVER
Over atau kondisi dalam pererakan harga merupakan awal dari suatu pola, baik Consolidation Pattern maupun Reversal Pattern. Pada keadaan Over maka kondisi harga agak sulit diperhitungkan. Cara analisa kondisi Over menggunkan indikator seperti RSI, STOCKHASTIC SLOW, MACD, dan lain-lain. Suatu kondisi yang telah mengalami kejenuhan beli disebut sebagai OVER BOUGHT, sedangkan suatu kondisi yang telah mengalami kejenuhan jual disebut sebagai OVER SOLD.
ANALISA :
Melihat tingkat kejenuhan harga di dalam indicator menggunakan nilai parameter.
Harga mencapai nilai diatas 80 menunjukkan tingkat kejenuhan beli atau OVER BOUGHT.
Harga mencapai nilai dibawah 20 menunjukkan tingkat kejenuhan jual atau OVER SOLD.
OVER BOUGHT maupun OVER SOLD bukanlah saat untuk pengambilan posisi, melainkan sinyal wait and see ( tunggu dulu ), jangan oreder BUY atau SELL.

7. PRICE OBJECTIVE
Price Objective atau sasaran nilai harga setelah harga menembus garis/break line (Support/Resistance). Price Objective juga merupakan jarak antara sewaktu harga menembus/break line sampai nilai harga akhir perjalanan Trend (OBJECTIVE).
ANALISA :
Tunggu….jangan order dulu..


B. POLA PRUBAHAN ARAH (REVERSAL PATTERN)
Pola Reversal merupakan akhir dan juga awal perjalanan Trend. Bentuk pola Reversal adalah :
1. Dua puncak atas / double TOP
2. Dua tunjang Bawah / double bottom
3. Paku Tajam (V-SPIKE)
4. Head
4. Head and Shoulders
ANALISA pola Reversal:
1. Perhatikan Trend sebelum pola Reversal terbentuk, kecenderungan harga setelah pola Reversal adalah berganti arah Trend dari sebelumnya (BERBALIK ARAH )
2. Buatlah garis Bantu (Support dan Ressistane Lines), karena pola ini juga merupakan hasil bentukan garis Bantu, maka cara analisa Support dan Ressistance dapat digunakan dalam kasus ini.
3. Anda dapat melihat pola reserval ini dengan menggunakan LINE CHART.

DASAR FOREX

DASAR-DASAR FOREX

images22FOREX atau yang lebih dikenal dengan Valuta Asing (Valas) adalah perdagangan/transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan (mulai dari hari Senin jam 5 pagi sampai dengan hari Sabtu Pk.5 pagi WIB/GMT+7)
Berdasarkan survey BIS (Bank International for Settlement/Bank Sentral Dunia). Yang dilakukan pada akhir tahun 2004. nilai transaksi pasar forex mencapai lebih dari USD$1,4 Trilyun per harinya. Dan di tahun 2006, nilai transaksi pasar forex telah melebihi USD$2 Triliun per harinya.Sehingga dapat anda simpulkan bahwa perdagangan forex adalah sangat bagus.Forex juga sangat sulit untuk dapat dipermainkan pergerakan harganya oleh kalangan tertentu karena perputaranya yang sangat besar tersebut.
Forex Trading adalah memperjualkan-belikan mata uang yang satu terhadap mata uang yang lainnya. Dan biasanya menggunakan mata uang yang umum di dunia seperti USD, JPY, GBR, EUR, CHF, AUD dan lain -lain
Contoh:
- BUY GBP/USD yang artinya membeli mata uang poundsterling dan menjual mata uang USDollar
- BUY AUD/USD yang artinya membeli mata uang dolar Australia dan menjual mata uang US Dolar
- SELL GBP/JPY yang artinya menjual mata uang poudsterling dan membeli mata uang Jepang Yen
Pergerakan kurs mata uang di Forex dinamakan Point atau Pip.
Contoh:
Pergerakan Mata Uang GBP/USD dari 1.5050 ke 1.5150 berarti bergerak sebesar 100 pip.
Pergerakan Mata Uang USD/JPY dari 93.50 ke 93.75 berarti bergerak sebesar 25 pip.
CARA KERJA FOREX:
Di pasar valas (Forex) ini kita bisa membeli ataupun menjual berbagai mata uang untuk mendapatkan keuntungan, dan Trading Forex bersifat “2 Ways Opportunity”, yaitu kita bisa meraih keuntungan dengan memanfaatkan order Buy ataupun Sell. Inilah yang membedakan forex tradisional dan forex modern.
Jika kita meng-order dengan buy kemudian harga kurs mata uangnya meningkat maka kita mendapatkan profit dan begitu pula sebaliknya, jika sell maka bila harganya menurun maka kita akan mendapatkan profit. Tetapi jika kita meng-order dengan buy dan kemudian harganya menurun maka kita menderita loss (kerugian).
Profit ataupun loss jika tidak tutup posisinya (disclose/diliquid) maka posisi order kita masih dianggap mengambang (floating) atau belum direalisasikan sehingga dapat memungkinkan terjadinya baik arah. Misalnya seorang trader memasang perintah buy kemudian harganya menurun, tetapi masih belum ditutup posisinya (belum diclose), maka trader tersebut menderita floating loss, dan bila kemudian ternyata kurs kembali naik melebihi posisi semula tadi maka trader tersebut akan mendapatkan floting profit, dan bila open posisi yang floating profit tersebut ditutup (disclose) maka floating profit tersebut barulah akan direalisasikan menjadi profit yang sesungguhnya dan nyata.
PENTING :
Anda BUY jika mengharapkan kurs harganya menjadi naik untuk mendapatkan profit,
Anda SELL jika mengharapkan kurs harganya menjadi turun untuk mendapatkan profit.
SPREAD JUAL-BELI
Di Forex terdapat selisih perbedaan kurs harga jual dan beli, dan hal ini dinamakan dengan spread. Harga Kurs Jual (Bid) selalu lebih rendah daripada harga beli (Ask)
Contoh:
GBP/USD
Bid Ask
1.5115             1.5117
Bid = Jual         Ask = Beli

Jadi 1.5117 – 1.5115 = 2, 2 inilah yang dinamakan spread.
NILAI PERGERAKAN per PIP:
Untuk trading forex yang terhadap US dollar tersebut terdapat dua jenis currency utama yang umum diperdagangkan, yaitu berjenis Direct dan Indirect.
Contoh:
Direct : GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dll (yang…/USD)
Indirect : USD/JPY, USD/CHF, dll (USD/…)
NILAI PER PIP-nya,yaitu:
Untuk mata uang yang direct :
Jika Anda trading dengan 1 lot,maka nilai per pipnya adalah 10 $
Jika Anda trading dengan 0.1 lot,maka nilai per pipnya adalah 1 $
Jika Anda trading dengan 0.01 lot,maka nilai per pipnya adalah 0.1 $
Untuk mata uang yang indirect :
Jika Anda trading dengan 1 lot,maka nilai per pipnya adalah 7-9 $
Jika Anda trading dengan 0.1 lot,maka nilai per pipnya adalah 0.7 $

MARGIN, LEVERAGE dan CONTRACT SIZE :
Bagaimana jika Saya Tidak memiliki Cukup Uang Untuk Membeli 10,000 GBP ?
Di Trading Forex jenis modern dikenal dengan istilah Margin (jaminan), yang dimana maksud dari margin adalah seperti daya ungkit anda atau Leverage.
Fungsi dari Margin dan Leverage ini dapat membuat anda tidak perlu bermodalkan 10,000 USD dana untuk bisa membeli 10,000 USD tersebut, tetapi cukup dengan jaminan modal sebesar sekitar 100 USD saja maka anda sudah bisa bertransaksi di sejumlah 10,000 USD.
Contoh yang lain.
Anda ingin bertransaksi di mata uang GBP/USD sebanyak $10,000. di Trading Forex modern anda tidak perlu membutuhkan modal sebanyak $10,000 untuk bisa bertransaksi di jumlah tersebut. Karena di Forex jenis modern ini anda bisa meminjam kepada bursa sebanyak $10,000 untuk digunakan bertrading, dan untuk pinjaman sebesar itu anda cukup memberikan jaminan sebanyak $100 (dengan 1 : 100 ) saja kepada bursa. Jadi ibaratnya seperti anda meminjam uang sebanyak $10,000 tetapi anda cukup menjaminkan asset anda sejumlah $100 saja.
Dan bila nanti order anda tersebut sudah selesai diclose maka margin (jaminan) tersebut akan dikembalikan ke account portpolio anda lagi secara utuh.
Besarnya pinjaman tersebut (dalam contoh diatas yang $10,000) Disebut dengan istilah Contract Size atau Ouantity

CATATAN:
Semakin BESAR LOT>>semakin BESAR margin>>>Juga semakin BESAR modal>>tentunya semakin BESAR RESIKO, dan semakin BESAR juga HASIL
Semakin KECIL LOT>> semakin KECIL margin>>> Juga semakin KECIL modal>>tentunya semakin KECIL IIASIL, dan semakin KECIL juga RESIKO
PERHATIKAN
Perbedaan antar Leverage 1:500 dengan 1:100 adalah terletak pada BESAR KECILNYA MARGIN yang dibutuhkan untuk setiap transaksi. Hal ini penting dipahami agar dapat menggunakan margin dengna bijaksana dalam bertrading… gunakan MARGIN jangan lebih dari 20% dari modal/equity yang dimiliki.
Pada umumnya leverage yang diberikan di Trading Forex Modern yaitu 1:100 atau 1 : 500 atau dalam arti hanya membutuhka l% sd 0.2% margin (jaminan) saja. Sehingga jika anda ingin membeli USDollar terhadap Jepang Yen (USD/JPY) sebanyak $10,000, maka anda cukup memberikan margin (jaminan) sebesar 1% nya saja dari $10,000 tersebut yaitu $100. Dan anda bisa bertrading seolah-olah anda membeli bank note valas dengan modal $10,000 di bank atau money changer, padahal sebenarnya anda cukup mengeluarkan modal jaminan $100.
Fungsi dari 1 : 100 tersebut seperti daya ungkit anda yang bisa menaikkan kekuatan transaksi anda sampai sekitar 100x lipatnya, jadi semisal dengan margin $200 maka anda bisa bertrading maximal di jumlah $200 x 100 : $20,000.

Saya ingin bertrading di kelipatan lebih dari 100x, bagaimana?
Di beberapa broker yang kami rekomendasikan anda bisa bertrading dengan kelipatan hingga 500x lipatnya (leverage 1:500) yaitu artinya jika anda ingin bertrading maka anda cukup menjaminkan sebanyak 0.2%nya dari jumlah yang ingin ditradingkanCara menghitung margin dengan leverage
Contoh Real:
Anda akan trading dengan contract size 1000 $, bila anda menggunakan leverage 1 : 100, maka anda harus menyiapkan Margin sebesar 10 $, namun jika anda menggunakan leverage 1 : 500, maka anda cukup mengeluarkan jaminan ( margin ) 3 $ saja.
Pada umumnya 1 lot = quantity contract size $100,000 (regular): dan 0.1 lot: quantity contract size $10,000 (mini): dan 0.01 lot : quantity contract size $1000


MARGIN CALL :
Margin Call yaitu suatu keadaan yang dimana open posisi Anda sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi karena cash equity Anda yang menipis, sehingga bisa mengakibatkan loss total.
Jangan sampai trading Anda mencapai Margin Call, oleh karena itu perhatikan ketahanan point Anda.!!!

PERHITUNGAN MARGIN CALL YANG UMUM:
Contoh:
Misalkan modal Anda adalah $1000 dan anda melakukan order SELL 0.2 lot di GBP/USD, seperti contoh no.2 diatas. Maka margin (jaminan) yang digunakan adalah $76 dan sisa modal balance anda (cash equity) setelah dipotong oleh margin jaminan maka akan menjadi $1000 - 76=$924.
Dan karena anda menggunakan 0.2 lot, maka nilai pergerakan per pipnya adalah $2, dan dengan sisa modal yang sebesn $924 tersebut maka anda akan sanggup menahan loss hingga 5924 : $2 =462 point, sehingga bila loss anda melebihi tahanan tersebut ( minus 462 point ) maka open posisi anda akan otomatis diclose oleh system, karena untuk menghindari cash equity balance anda menjadi negative, dan ini dinamakan dengan terkena MARGIN CALL.?
KESIMPULAN: Margin call itu berarti jika cash equity anda sampai turun ( akibat loss) dibawah margin yang dijaminkan maka anda akan terkena margin call dan open posis anda akan diclose secara paksa dan otomatis oleh system secara berurutan, dimulai dari posisi yang paling tidak menguntungkan.
Anda juga tidak dapat order jika free margin anda tidak mencukupi untuk quantity lot yang ingin anda order. Oleh karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan kekuatan modal dan margin anda, dan perhitungkan pula aspek margin call.

Macam-Macam Perintah Order ( Order Type )
Di forex trading terdapat beberapa-tipe perintah order untuk melaksanakan transaksi anda dan perintah order ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
Instant Execution
Yaitu order yang dilaksanakan di saat itu juga diharga sekarang di market ( running price Quote). Dan instant execution terdiri dari perintah order buy dan sell di market.
Pending Order
Yaitu order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (ibaratnya seperti membooking posisi harga terlebih dahulu ).
BUY STOP 
Memasang ( dengan membooking ) BUY diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan dengan harapan bila grafik running price bergerak baik kesuatu titik tertentu dan dititik tersebut akan otomatis terpasang BUY dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan Profit.
SELL STOP
Memasang (dengan membooking) SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.
BUY LIMIT
Memasang (dengan membooking) BUY dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy- dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.
SELL LIMIT
Memasang (dengan membooking) SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.
Disamping perintah-perintah order diatas, di Trading Forex juga terdapat istilah-istilah berikut untuk pelaksanaan order anda.

TAKE PROFIT (TP)
Yaitu untuk target profit anda


STOP LOSE (SL/STP)
Yaitu untuk menbatasi kerugian anda (cut loss)

SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena untuk membatasi kerugian anda agar tidak semakin terpuruk jika open posisi anda terkena loss
TRAINLING STOP
yaitu suatu fasilitas yang dimana berguna untuk melindungi profit anda dari kerugian dengan cara menaikkan stop-lossnya setahap demi setahap secara otomatis.
Contoh trailing stop :
Anda melakukan order open BUY di GBP/USD pada harga 1.8500 dan kemudian harga bergerak naik hingga ke 1.8530, tetapi belum close karena anda ingin mendapatkan profit lebih maximal lagi, sehingga untuk melindungi agar profit anda tersebut tidak berbalik menjadi loss atau negative maka anda bisa men-set perintah Trailing Stop ini,
Misalkan anda set Trailing Stopnya dengan 20 Pips, maka berarti stop loss anda akan diatur dijarak 20 pips dari running yang sedang berjalan dan akan naik bertahap sesuai dengan profit anda" yaitu kalau dalam contoh ini di angka 1.8510 (1.8530 - 20 pips), dan jika harga masih bergerak naik kearah 1.8570 maka stop-loss anda akan naik juga ke 1.8500 (1.8570 - 20 pips), sehingga ketika harga dari 1.8570 tersebut berbalik turun maka stop loss anda tidak akan turun, dan kemudian jika turun terus dan menyentuh ke 1.8550 maka posisi anda akan di-close otomatis dengan hasil profit 50 pips (1.3550 - 1.8500). Jadi dengan Trailing Stop maka profit anda bisa lebih maksimal tanpa anda harus kuatir berbalik menjadi loss.
CATATAN:
Perintah transaksi diatas dapat anda modifikasi ordernya secara mudah, yang dimana jika anda pengguna software Meta Trader dapat anda modifikasi dengan cara klik kanan diposisi order anda tersebut yang sudah terlaksana di menu terminal bagian bawah), setelah itu pilih "modify order". Dan bila anda ingin order posisi baru dapat menekan tombol F9 pada keyboard anda. Dan untuk bantuan Help dapat menekan tobol Fl.
Grafik (Chart)
Di Trading Forex dilengkapi pula dengan grafik pergerakan harga yang biasa disebut dengan Charting, dan untuk Charting dapat pula dilengkapi dengan indicator-indicator yang dimana berguna untuk analisis secara teknikal. (untuk pengguna software MetaTrader dapat mengklik kanan mouse anda di posisi grafik untuk memunculkan indicatornya)
Disamping itu grafik dapat pula diset pembacaannya berdasarkan jeda waktu permenit, perjam, perhari, perminggu, dan bahkan perbulan ( M1, M5, M15, M30, H1, H4,D1...) Sehingga dapat anda gunakan untuk analisa anda secara historical maupun acuan trading anda. Dan dengan grafik dapat mempermudah pembacaan pergerakan harga dari tiap-tiap mata uang.
Bila anda pengguna software MetaTrader, anda dapat memunculkan grafik dari mata uang yang anda inginkan dengan cara klik kanan di quote harga mata uangnya (di menu window sebelah kiri), setelah itu pilih Chart Window. Sedangkan untuk pengguna platform lain silahkan menghubungi pihak vendor ataupun brokernya untuk caranya.

ARTI PERGERAKAN GRAFIK
Untuk mata uang yang base currencynya USD (USD/JPY, USD/CHF, USD/...)
Bila grafiknya bergerak naik. hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan menguat dan mata uang pembandingnya (contoh: JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik USD/JPY bergerak naik itu berarti mata uang Jepang yen sedang melemah terhadap USDollar dan USDollar sedang menguat terhapad mata uang Jepang yen
Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uangUSD sebagai basenya sedang dalam keadaan melemah dan mata uang pembandingnya (contoh JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila USD/CHF bergerak turun itu berarti mata uang Swiss Franc sedang menguat terhadap USDollar dan USDollar sedang melemah terhap mata uang Swiss Franc.

Untuk mata uang yang base currecynya bukan USD(EUR/USD,GBP/USD)
Bila grafiknya bergerak naik hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan melemah dan mata uang basenya (contoh: EU, GBP) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila grafik GBP/USD bergeraki naik itu berarti mata uang USDollar sedang melemah terhadap Poundsterling, dan Poundsterling sedang menguat terhadap USDollar.
Bila grafiknya bergerak turun hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan menguat dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik EUR.USD bergerak turun itu berarti mata uang USDollar sedang menguat terhadap Euro, dan Euro sedang melemah terhadap USDollar.

BUNGA / Interest / Rollover SWAP/ Premium
Di Forex juga terdapat bunga (overnight interest) bila open posisi anda sampai menginap lebih dari 1 hari (melewati sekitar jam 4 pagi WIB (GMT +7)). Dan bunga di forex ada yang positif dan ada pula yang negative. Bila anda terkena bunga positif maka open posisi anda akan mendapatkan tambahan cash setiap harinya, tetapi bila anda terkena bunga yang negative tersebut sampai open posisi anda tersebut di-close. Di Broker yang kami rekomendasikan, Anda tidak terkena SWAP.
Keterangan:
Bunga positif dan negative ditentukan dari jenis transaksi anda (buy atau Sell) dan juga suku bunga dari mata uang yang bersangkutan, sehingga jika terjadi perubahan suku bunga dari suatu negara maka juga berakibat pada perubahan bunga overnight ini. Tetapi bila adalah klien muslim, maka dibeberapa broker anda dapat merequest untuk mendapatkan fasilitas bebas bunga overnight (Swap Free Account).
Untuk perhitungan bunga overnight ini silahkan anda menghubungi pihak perusahaan broker anda masing-masing karena tiap-tiap perusahaan mempunyai aturan bunga yang berbeda-beda. Tetapi jika anda pengguna platform software MetaTrader, maka anda dapat melihat bunga-bunganya dengan cara berikut:
- Klik kanan di quote harga mata uang pada menu window sebelah kiri
- Pilih Symbol
- Pilihlah mata uang yang anda ingin anda lihat bunganya, setelah itu klik “Properti"
- Disana anda dapat melihat nilai bunganya jika open posisi order anda sampai menginap, yaitu bunga untuk posisi Buy (Long) berapa dan juga bunga untuk posisi Sell (Short) berapa. Dan biasanya nilai bunga adalah dalam bentuk point.
Contoh:
Swap Type = in Points
Swap Long =0.63 (bunga positifuntuk posisi Buy dalam point per harinya)
Swap Short = -1.31 ( bunga negative untuk posisi Sell dalam point perharinya)
CATATAN : Bunga harus dikurskan ke USDollar terlebih dahulu.
Berdasar dari contoh diatas, jika open posisi Buy anda menginap maka anda setiap harinya akan mendapatkan tambahan extra +0.63 point di cash equity anda, sedangkan jika open posisi Sell yang menginap akan mengurangi cash equity anda sebanyak -1.31 point per harinya.Perlu diperhatikan bahwa hari sabtu, minggu dan hari libur bunga tetap dihitung oleh karena itu harus anda perhatikan perhitungannya. Dan bunga dihitung dari quantity contract size anda dan bukan dari modal anda.
(1lot = quantity contract size $100,000 : 0.1 lot = quantity contract size $10,000)
(untuk perhitungan points silahlmn lihat cara perhitungan nilai per pip di bab atas)

ISTILAH-ISTILAH LAIN DI FOREX
Hectic/Fast Market:
Yaitu pergerakan market yang sangat signifikan dan dapat menyebabkan harga bergerak sangat cepat dan terjadi lompatan harga. Hal ini biasanya disebabkan oleh berita penting ataupun hal-hal lain yang dapat menyebabkan pergerakanyang sangat tinggi di bursa.
Titik Resistence:
Titik harga dimana harga akan sulit menembus batas level atas tertentu, tetapi apabila titik ini tertembus biasanya harga akan dapat melonjak naik lagi hingga menjumpai titik resistence berikutnya,
Titik Support:
Titik ini dimana harga akan sulit menembus batas level bawah tertentu, tetapi apabila titik ini tertembus biasanya harga akan dapat mengalami penurunan lagi hingga menjumpai titik support berikutnya.
Expert Advisor:
Yaitu suatu fasilitas yang disediakan oleh Platform MetaTrader untuk dapat melakukan suatu otomatic trading dengan menggunakan bahasa pemrograman (script) atau ROBOT.

APA ITU FOREX

Apa itu Forex ?
images2Forex Market adalah pasar finansial terbesar di bumi, dengan volume lebih dari 3 triliun USD per hari nya. Instrumen yang ditransaksikan dalam forex market adalah pasangan mata uang, seperti EURUSD, GBPUSD, dll.
Tidak seperti saham yang terpusat pada bursa, forex market merupakan pasar tidak terpusat. Jadi harga di 1 tempat dengan tempat yang lain bisa berbeda. Misalnya di waktu yang sama, EURUSD di australia dengan di Amerika bisa berbeda.

Bagaimana cara untuk mulai?
  1. Untuk mulai trading forex, ada hal-hal yang harus anda persiapkan. Seperti bila anda membuka usaha, tentu ada hal-hal yang harus dipelajari dan dipersiapkan. Berbisnis tanpa persiapan dan pengetahuan yang cukup sama saja dengan berjudi.
  2. Hal-hal yang perlu anda siapkan & ketahui & kuasai adalah :
  3. Forex Dasar (menghitung margin, pip, mengetahui instrumen, mengetahui "ini bisnis apa sih? dan gimana cara dapat profit dari bisnis ini?"
  4. Mengenal Platform (cara bertransaksi... "Ini kalau saya mau buy gimana?"..)
  5. Analisa dasar ("Saya mau buy atau sell ya.... ?")
  6. Money Management (Agar kalau rugi, masih bisa survive. Karena tidak mungkin semua trade nya profit terus, dan jangan sampai rugi 1x langsung habis balancenya)
  7. Broker ("Saya kalau mau trading, setor modalnya kemana dan gimana?").
5 hal dasar tersebut harus anda persiapkan.
Disamping itu, untuk meningkatkan trading anda, juga dapat mempelajari mengenai berbagai macam indikator dan strategi, mempelajari cara menganalisa informasi, mengetahui tentang EA/automatic trading/algorithm trading, dll. Tapi yang penting 5 hal tersebut.
Kebanyakan orang loss di forex karena belum menguasai hal dasar tersebut dengan baik. Misalnya saja langsung deposit 500$ dan buka 1 lot. Saat harga bergerak -10 pip dan floating -100$, maka langsung kaget, kok besar sekali minusnya...
Atau tipe2 orang yang begitu terima robot, tidak tahu dan tidak ingin tahu gimana robotnya itu bekerja, langsung pasang saja (dan berharap besok namanya nongol di forbes sebagai okb)...
Bagaimana cara profit di forex ?
Nah, terus bagaimana cara kita profit di pasar yang sebesar itu? Secara logika, mendapat profit 100$ di pasar dengan volume lebih dari 3.000.000.000.000$ seharinya lebih mudah dan membutuhkan usaha yang lebih sedikit daripada mendapat profit 100$ dari jualan bakso di perumahan. Dengan modal yang sesuai, pasar forex dapat memberikan profit 100$ hanya dalam sekedipan mata (Ingat, dan juga dapat memberikan loss 100$ juga bahkan lebih).
Inti dari forex adalah berdagang, seperti berdagang pada umumnya, profit diperoleh dari membeli di harga rendah, dan menjualnya kembali di harga tinggi. Baik forex, maupun pasar finansial lainnya seperti saham, obligasi, dll, prinsipnya sama, beli di harga murah, jual di harga tinggi.
Namun yang membedakan forex dengan perdangangan biasa adalah anda dapat menjual instrumen yang belum anda beli. Contoh, jika anda pikir euro akan mengalami penurunan dan usd mengalami kenaikan, maka anda dapat mengambil posisi sell/short EURUSD. Dan jika euro mengalami penurunan (yang otomatis EURUSD akan turun), maka anda dapat memperoleh profit.
Kok bisa jual kalau belum beli.. prinsipnya sama seperti short selling, yakni broker meminjami anda sejumlah euro untuk dijual (dengan menggunakan usd anda sebagai jaminan).
Di saham, tidak semua saham bisa di short, karena jika saham yang kecil2 di short oleh pemodal besar, maka nilainya akan jatuh dan hal itu dapat memberikan efek negatif bagi perusahaan yang bersangkutan. Hal tersebut juga dipengaruhi faktor likuiditi saham yang relatif kecil bila dibandingkan forex.
Kira2 bisa profit seberapa?... misalkan saja anda adalah trader yang konservatif. Anda deposit 10000 USD dan membeli EURUSD 1 lot, dengan risk 5% (yang berarti 50 pips SL), maka jika anda loss, anda akan kehilangan 500$ (perhitungannya akan dijelaskan di bab selanjutnya). Jika anda profit, misalkan 100 pips (EURUSD naik dari 1.2345 ke 1.2445), maka anda akan profit 1000$, 10% dari modal anda. Perlu diketahui bahwa, walau tidak tiap hari range EURUSD berada diatas 100 pips, tapi 100 pips sangat dapat dicapai oleh pergerakan EURUSD.
Bila dirasa risk tersebut masih terlalu besar, anda bisa trade dengan volume yang lebih kecil, misalnya 0.5 atau 0.1 lot. Namun profit yang dihasilkan akan kecil juga. Prinsip dasar investasi adalah, semakin besar profit, semakin besar risiko. Dengan perhitungan, ilmu, pengalaman, dll, mungkin akurasi dapat ditingkatkan, hingga dapat mencapai profit maksimal dengan resiko minimal. Tapi yang jelas tidak mungkin adalah profit gede, no risk ! (Kalau ada yang beginian, ga ada orang miskin lagi di bumi ini)
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com